Bogor - Selasa, 11 Agustus 2026. Komitmen MTs Negeri 3 Bogor dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan terus diperkuat melalui berbagai program Madrasah Adiwiyata. Beragam aksi nyata diterapkan dalam keseharian warga madrasah, mulai dari pemilahan sampah, penghematan penggunaan air, penggunaan alat makan dan minum yang dapat digunakan kembali, hingga pemanfaatan lahan melalui Taman Toga.
Taman Toga menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang mengajak murid mengenal dan memanfaatkan tanaman obat keluarga sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang asri dan hijau. Sementara itu, program penghematan air diterapkan melalui kebiasaan menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.
Kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui pembiasaan membawa dan menggunakan alat makan serta botol minum yang dapat digunakan kembali. Langkah sederhana ini menjadi bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan madrasah.
Dalam pengelolaan sampah, warga madrasah dibiasakan melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya. Murid dan seluruh warga madrasah diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan serta bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan.
Selain itu ada program konservasi air. Warga madrasah dibiasakan menggunakan air secara bijak, memastikan keran tertutup setelah digunakan, serta menghindari pemborosan air. Upaya tersebut menjadi bagian dari edukasi untuk menanamkan kesadaran bahwa air merupakan sumber daya penting yang harus dijaga keberlangsungannya.
Kepala MTs Negeri 3 Bogor, Miman Hilmansyah Misbah, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa program Adiwiyata harus menjadi gerakan bersama dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Adiwiyata bukan hanya tentang membuat madrasah terlihat hijau dan bersih, tetapi bagaimana membangun kebiasaan dan karakter warga madrasah untuk peduli terhadap lingkungan. Hal-hal sederhana seperti hemat air, membawa tempat makan dan minum sendiri, memilah sampah, serta merawat tanaman harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya
Melalui berbagai program tersebut, MTs Negeri 3 Bogor tidak hanya berupaya menciptakan lingkungan madrasah yang nyaman, tetapi juga menanamkan karakter peduli dan berbudaya lingkungan kepada seluruh murid. MTs Negeri 3 Bogor terus mendorong terwujudnya budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga madrasah. Diharapkan, kebiasaan positif yang dibangun di madrasah juga dapat diterapkan murid dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
Gerakan Adiwiyata diharapkan menjadi budaya bersama yang terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena menjaga lingkungan bukan sekadar program, tetapi sebuah kebiasaan dan tanggung jawab bersama. (SS)