Bogor - Jumat, 06 November 2026. Transformasi pendidikan di era digital menuntut pendidik untuk terus bertumbuh, beradaptasi, dan berinovasi. Menyadari pentingnya hal tersebut, MTs Negeri 3 Bogor menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan Pengembangan Peningkatan Kompetensi Literasi Digital bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Bertempat di Aula MTs Negeri 3 Bogor, kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh seluruh pendidik di lingkungan madrasah. Mengusung semangat Literasi Digital untuk Madrasah Maju, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat kecakapan digital sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola madrasah.
Kegiatan dipandu oleh Waka Humas, Badrudin, M.Pd., selaku moderator. Dengan suasana yang komunikatif dan interaktif, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki kesiapan untuk mengimplementasikannya dalam tugas profesional sehari-hari.
Kepala MTs Negeri 3 Bogor, Miman Hilmansyah Misbah, S.E., M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan literasi digital merupakan kebutuhan penting bagi pendidik di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Beliau berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh GTK untuk terus meningkatkan kompetensi, membuka diri terhadap perubahan, serta menjadikan teknologi sebagai sarana pendukung dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.
Hadir pula Pengawas Madrasah, Dr. Hj. Maskanah, M.Pd., yang sekaligus memberikan penguatan materi tentang aplikasi MAGIS. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para pendidik untuk mengenal dan memahami pemanfaatan aplikasi tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital madrasah.
Tidak hanya menyampaikan materi, beliau juga memberikan motivasi agar seluruh peserta mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pengimbasan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan pengembangan kompetensi tidak diukur dari kehadiran semata, tetapi dari kesungguhan dalam belajar dan kemampuan menerapkan pengetahuan yang diperoleh.
"Jangan hanya sekadar hadir dan mengikuti kegiatan, tetapi pastikan setiap ilmu yang diperoleh benar-benar dipahami dan dapat diterapkan. Selesaikan seluruh rangkaian pengimbasan dengan sungguh-sungguh. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan kompetensi diri, karena guru yang hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar dan selalu siap menghadapi perubahan," ungkap Dr. Hj. Maskanah, M.Pd.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan berawal dari kemauan pendidiknya untuk terus mengembangkan diri. Guru bukan hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga harus mampu mengubah pengetahuan tersebut menjadi praktik nyata yang memberikan manfaat bagi peserta didik.
Memasuki sesi berikutnya, Waka Kurikulum MTs Negeri 3 Bogor, Musyfik Faizi, M.Pd.I., tampil sebagai pembicara utama dengan materi Google Workspace. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai fitur dan pemanfaatan ekosistem Google untuk mendukung aktivitas pendidikan, mulai dari pengelolaan dokumen, penyimpanan dan berbagi berkas, kolaborasi daring, hingga pemanfaatan aplikasi digital dalam kegiatan pembelajaran.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para pendidik berkesempatan mengeksplorasi berbagai fitur, mengikuti arahan narasumber, serta memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi secara produktif. Pengalaman belajar ini diharapkan menjadi bekal untuk membangun pola kerja yang lebih efektif, kolaboratif, dan efisien.
Kegiatan pengimbasan ini bukan sekadar agenda peningkatan keterampilan teknis, melainkan bagian dari ikhtiar membangun budaya belajar sepanjang hayat di lingkungan madrasah. Sebab, teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan perubahan berarti tanpa kesiapan-kesiapan sumber daya manusia yang mampu menggunakannya secara bijak dan tepat guna.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 3 Bogor meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidik yang adaptif, inovatif, dan kompeten dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi terus berkembang menjadi praktik baik yang ditularkan kepada rekan sejawat dan diterapkan dalam pembelajaran. Karena madrasah yang maju lahir dari pendidik yang terus belajar. Teknologi membuka peluang, kompetensi menggerakkan perubahan, dan guru menjadi kunci kemajuan pendidikan.
MTs Negeri 3 Bogor, terus bergerak mewujudkan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era transformasi digital. Melek Digital, Terampil Berkolaborasi, Siap Menginspirasi! (SS)