Bogor - Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, MTs Negeri 3 Bogor melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan Asesmen Tengah Semester (ASTS) Ganjil hari keempat dimulai.
Bertindak sebagai pembina upacara, Miman Hilmansyah Misbah, S.E., M.Pd., secara tidak langsung mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk senantiasa menghayati nilai-nilai Pancasila serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan murid.
Para murid mengikuti upacara dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, sementara guru dan tenaga kependidikan mengenakan seragam hitam putih. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan.
Hj. Patimah, M.Pd.I., menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada murid, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai karakter yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan. Melalui momentum ini, kami berharap murid MTs Negeri 3 Bogor semakin memiliki semangat persatuan, toleransi, gotong royong, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.
Selain pelaksanaan upacara di lingkungan madrasah, murid kelas 8.10 MTs Negeri 3 Bogor mendapat amanah untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan tersebut, murid kelas 8.10 didampingi oleh Sri Winarsih, S.Pd., selaku wali kelas 8.10, bersama Hj. Patimah, M.Pd.I. Kehadiran keduanya menjadi bentuk pendampingan sekaligus dukungan madrasah agar murid dapat mengikuti kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Keikutsertaan murid di tingkat Kabupaten Bogor juga menjadi pengalaman berharga dalam menumbuhkan rasa nasionalisme serta memperluas pemahaman bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata. Usai upacara di madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan ASTS Ganjil. Murid mengikuti asesmen sesuai jadwal mata pelajaran, yaitu IPS, Bahasa Sunda, dan TIK.
Rangkaian kegiatan hari ini menjadi perpaduan antara penguatan karakter kebangsaan dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Semangat Hari Kesaktian Pancasila diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap murid melalui sikap persatuan, gotong royong, menghargai perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (SS)