Artikel & Blog
Bogor - Rabu, 22 April 2025. Partisipasi aktif para guru MTs Negeri 3 Bogor tampak nyata dalam kegiatan Launching Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui MOOC PINTAR yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. dan berlangsung secara hybrid dari Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta Pusat serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Pintar Kemenag.
MTs Negeri 3 Bogor turut hadir secara langsung dengan mengirimkan perwakilan, Musyfik Faizi, M.Pd. dan Gilang Nugraha, S.Pd. Keduanya berkesempatan hadir langsung di lokasi. Sementara itu, guru lainnya mengikuti kegiatan secara daring dengan penuh semangat. Tercatat sebanyak 305.345 peserta mengikuti pelatihan melalui platform PINTAR, dengan ratusan peserta hadir langsung di auditorium dan ribuan lainnya mengikuti siaran langsung melalui kanal YouTube.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 pukul 13.00 WIB ini mengusung semangat pembelajaran mandiri sebagai bagian dari transformasi pendidikan. Dalam sambutannya, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. menegaskan bahwa “Belajar bukan sekadar transfer ilmu, tapi menumbuhkan cinta dalam setiap prosesnya.” Ungkapan ini menjadi ruh utama dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di seluruh satuan pendidikan.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh makna, dimulai dari registrasi peserta oleh panitia, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, Gloria dan Wawan. Lagu Indonesia Raya dan Mars Kemenag mengiringi pembukaan acara yang dipimpin oleh dirigen Soraya. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an disampaikan oleh Ilfi Zakiah Darmanita, diikuti doa dipimpin oleh Dr. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag.
Selanjutnya, Tim Multimedia memaparkan Cara Belajar Mandiri KBC melalui MOOC PINTAR, diikuti pesan cinta dari Kepala BMBPSDM yang mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan pendidikan yang menyentuh hati. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Kalung Cinta secara simbolik oleh Dirjen/Inovasi kepada enam peserta, serta pembacaan Quotes Cinta oleh peserta yang dikoordinatori oleh PIC Rina dan Afham.
Sesi inti berupa Dialog Cinta, Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Dr. Mastuki, M.Ag. Dalam dialog tersebut, beliau juga menyampaikan, “Pendidikan yang hebat adalah pendidikan yang mampu menyentuh akal sekaligus menumbuhkan kasih sayang dalam jiwa murid.”
Puncak acara ditandai dengan launching resmi Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta secara daring oleh Menteri Agama,Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. didampingi jajaran pimpinan. Kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan Rekor MURI sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi luas dalam pelatihan, sebelum ditutup dengan konferensi pers.
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, harmoni, dan pembentukan karakter. Melalui konsep Pancacinta yakni cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta alam, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Pendidikan diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Sebagaimana semangat yang digaungkan dalam kegiatan ini, “Saksikan dan jadilah bagian dari gerakan pendidikan penuh cinta,” menjadi ajakan kuat bagi seluruh pendidik untuk terus berinovasi dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna.
Partisipasi aktif guru MTs Negeri 3 Bogor dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung gerakan pendidikan penuh cinta, sejalan dengan harapan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih humanis dan berdaya saing di masa depan. (SS)